Kamis, 06 April 2017

Pilkada DKI Putaran 2 - 1 TPS Dijaga Polisi dan TNI


KHALIFAH - Membantu keamanan, dan kelancaran penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya akan menurunkan personelnya di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS), 19 April 2017. Masing-masing TPS akan dijaga satu polisi dan satu anggota TNI.


“Nanti satu TPS akan dijaga oleh satu Polri dan satu anggota TNI. Kami sudah minta kepada Panglima TNI tadi, dan kapolri tadi untuk bisa membuat situasi TPS aman, nyaman, tertib dan damai,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, usai rapat koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2017).


Penjagaan, menurut Iriawan, tidak hanya berdasarkan dari evaluasi Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran pertama. Namun juga berdasarkan laporan adanya upaya intimidasi yang disampaikan oleh masing-masing kubu pasangan calon peserta Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.


“Seluruh paslon melaporkan kepada kami bahwa ada rasa intimidasi. Sehingga kami mengambil langkah satu TPS dijaga oleh satu polisi dan satu TNI,” ujarnya.


Tentunya, kata Iriawan, selain akan dijaga oleh anggota Polri dan TNI, masing-masing TPS juga akan dijaga oleh anggota Satpol PP dan petugas keamanan di lingkungan setempat.


“Tujuannya adalah untuk menjaga agar pemilih merasakan kenyamanan dan keamanan sehingga lancar dalam pencoblosan dan pemungutan suara,” imbuhnya.


“Dan saya ingin Jakarta dalam keadaan aman, kondusif dan damai. Karena pemilihan tentunya masing masing pemilih mempunyai hak suara yang akan disalurkan nanti,” tuntasnya.


Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno mengapresiasi bantuan pengawalan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 2017 oleh Polda dan Kodam Metro Jaya. Tentunya, kata Sumarno, KPU menginginkan pelaksanaan pemungutan suara pada 19 April nanti dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.


“Kita memang perlu sekali dukungan dari aparat keamanan TNI dan Polri untuk memastikan bahwa situasinya cukup kondusif dan kemudian nanti pelaksanaan Pilkada kita 19 April itu berjalan secara lancar,” katanya, pada kesempatan yang sama.


Bukan cuma itu, ia menambahkan, KPU DKI Jakarta juga ingin memastikan semua warga Jakarta yang punya hak pilih terfasilitasi hak pilihnya. “Dan pelaksanaannya berjalan secara transparan, akuntabel dan demokratis,” imbuhnya.


Selain itu, KPU DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Terutama terkait pendataan pemilih dan penetapan DPT putaran kedua yang akan diumumkan beberapa hari kedepan.


“Sejumlah hal sudah dilakukan upaya perbaikan oleh KPU dan harapannya ini berkorelasi dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua,” tuntasnya.


Pada kesempatan itu hadir pula Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Mimah Susanti, dan Asisten Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bambang Sugiyono. Rapat yang mereka lakukan berlangsung tertutup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About