Senin, 22 Mei 2017

APAKAH PERNYATAAN NOVEL MEWAKILI “FPI DILANDA KONFLIK INTERNAL”



Jakarta- Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam (FPI) Novel Chaidir Hasan Bamukmin membantah kabar yang menyebutkan FPI mengalami kisruh internal pasca Imam Besar FPI Rizieq Shihab tersandung kasus dugaan pornografi pada RMOL, Rabu (17/5). 




Ingat pada waktu itu atau beberapa bulan yang lalu berita yang dirilis warta kota “Sekjen Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam (FPI) Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan Rencana aksi yang akan dilakukan pada Sabtu (11/2) akan tetap dilaksanakan oleh organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI). Walaupun, tidak mendapatkan izin dari aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya.




Namun Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Shobri Lubis mengatakan pihaknya akan tetap ikut aksi pada Sabtu (11/2/2017). Sehingga, tidak benar apa yang disampaikan oleh Ketua Tanfidzi DPD FPI DKI Abuya KH. Abdul Majid. "Tidak benar (berita FPI tidak long march), kita tetap aksi (112)," kata Shobri saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/2/2017).







Sementara Ketua Tanfidzi DPD FPI DKI, Abuya KH. Abdul Majid mengatakan kalau semua pernyataan Novel Bamu'min tidak mewakili sebagai pengurus, dan berita bahwa novel tidak mewakili FPI itu tersebar luas diseluruh media mainstream maupun media sosial.




Nitizen bisa menilai apakah pernyataan Novel kali ini juga mewakili pengurus, nyatanya kabar FPI mengalami kisruh internal pasca Imam Besar FPI Rizieq Shihab tersandung kasus dugaan pornografi, sudah benar-benar terjadi, tinggal nunggu triggernya saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

Arsip Blog